Bila membayangkan tubuh tak berlapis kulit pun, mungkin beberapa di antara kita bisa bayangkan itu. Misalnya ketika seseorang mengalami luka bakar. Namun pernahkah Anda membayangkan jika kulit ada tanpa padatnya tulang dan daging di dalamnya?
Inilah yang menjadi eksperimen dari seniman yang tinggal di Istanbul, Turki, bernama Franceso Albano. Pada sebuah perhelatan pameran tunggal, yang digelar bulan lalu, berjudul On The Eve, di Single Dome of Tophane-i Amire Culture and Art Center of Mimar Sinan Fine Arts University.
Ia memperlihatkan 11 karya seni pahat, yang menggambarkan bagaimana kulit-kulit manusia buatanya, digantung dan meleleh. Kerutan pada kulit yang menyusut, tampak menjadi primadona dalam pameran ini.
"Albano sangat terpengaruh dengan argumen filosofis, mistik dan spiritual, juga teori ilmiah dan ilmu psikologi," ujar perwakilan The Galerist, selaku penyelenggara pameran ini, dilansir dari The Guardian (04/12/2013).
Bentuk karyanya ini merupakan sebuah kritik. Ia menggunakan kulit dan tulang sebagai alat yang penting untu tunjukan efek dari tekanan sosial dan kekerasan psikologis pada tubuh manusia dan hati nurani kolektif.
(ass/utw)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!