Istri Prajurit SAS Mengaku Disuap Soal Info Kematian Putri Diana

Jakarta - Misteri kematian Putri Diana terus terkuak setelah seorang prajurit berinisial N membeberkan sebuah rahasia. Bahwa, kematian sang putri pada 1997 itu diatur oleh prajurit dari Special Air Service (SAS). Kini, ada temuan baru lagi.

Skandal itu semakin terkuak ketika istri prajurit SAS tersebut membeberkan melalui emailnya kepada Mail Online bahwa dirinya telah disuap untuk tutup mulut tentang konspirasi pembunuhan tersebut.


Perempuan misterius yang mengaku bernama Sarah itu mendapatkan sebuah amplop yang berisi uang £500, sekitar Rp 10 juta rupiah. Ia diminta diam atas apapun yang pernah ia dengar sebelumnya.


"Aku tak pernah mendapatkan uang sebanyak itu sebelumnya dan mereka memintaku untuk tak bicara apapun soal uang sogokan dan alasan di baliknya. Mereka tak ingin aku bicara apapun soal Diana dan semua yang telah dilakukan SAS," tutur Sarah seperti dilansir dari Radar Online, Kamis (23/1/2014).


Saat ini Sarah mengaku sedang dalam persembunyian karena pada Juni 2012, seorang prajurit SAS mengancam akan membunuh anak-anaknya jika ia berani membeberkan hal ini ke publik.


"Segala ancaman dan cara bicara SAS padaku membuatku semakin percaya akan perkataan suamiku bahwa mereka benar-benar terlibat atas pembunuhan itu. Aku yakin konspirasi ini adalah rahasia terbesar SAS," tutupnya.


(nu2/nu2)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!