Suka Duka Syuting '99 Cahaya di Langit Eropa' dari Kacamata Produser

Jakarta - Film drama religi '99 Cahaya di Langit Eropa' sudah menyelesaikan keseluruhan proses syuting. Dari dua bulan pengambilan gambar di empat negara Eropa, banyak suka dan duka yang bisa dijadikan pembelajaran serta pengalaman bagi sang produser, Ody Mulya Hidayat.

"Memang kendala dari awal itu soal perizinan, itu nomor satu, ternyata izin itu tidak mudah," ucapnya saat ditemui usai acara bedah film '99 Cahaya di Langit Eropa' di Balairung UI, Depok, Selasa (22/10).


Selama melakukan pengambilan gambar di Wina, Paris, Cordoba hingga Turki, Ody mengaku dibantu oleh pihak kedutaan. Meski demikian, kondisi di lapangan tetap tersandung berbagai macam kendala.


"Akhirnya kita menggunakan guide, ternyata lebih nyaman dengan direct on the spot dari pada perizinan biasa," tambah salah satu founding father Maxima Pitures itu.


Menurut Ody, dari beberapa lokasi yang dijadikan set, Prancis yang agak sulit. Apalagi, lokasi yang mereka gunakan adalah tempat-tempat tujuan wisata yang dipenuhi pengunjung tiap harinya seperti Menara Eiffel dan Museum Louvre.


"Museum Louvre nggak semua bisa masuk. Kita jelaskan ini bukan film Hollywood, ini lokal di Indonesia saja. Akhirnya bisa juga," lanjut Ody seraya tertawa.


Mengambil lokasi syuting di luar negeri, apalagi empat negara, tentunya sang produser harus merogoh kocek lebih dalam dari film-film yang biasa diproduksi Maxima Pictures. Ody mengakalinya dengan membuat dua film sekaligus agar lebih efektif dan maksimal.


"Kalau di atas Rp 10 M sih iya, tapi nggak sampai Rp 20 M sih. Transportasi itu udah pasti meledak semua. Rp 180 juta itu 3 hari di lokasi universitas (Wina), tempatnya memang istimewa," beber Ody saat ditanya soal bujet.


Film yang diarahkan Guntur Soeharjanto itu saat ini sedang memasuki tahap editing, yang pengerjaannya sudah mencapai 60 persen. Seri pertama '99 Cahaya di Langit Eropa' akan tayang pada 5 Desember mendatang.


(dar/ich)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!