Wanda Hamidah, tentang Masa Sulit dan Ingin Berhenti dari Politik

Jakarta - Beberapa saat menghilang setelah berminggu-minggu menghiasasi pemberitaan terkait kasus narkoba Raffi Ahmad, Wanda Hamidah tiba-tiba muncul kembali. Apa kabarnya?

Wanda pun bercerita bahwa penggerebekan di rumah Rafi kala itu, yang membuat dirinya ikut terciduk, merupakan masa-masa sulit baginya. Lebih-lebih, ia juga baru saja melewati masa-masa sulit dalam hidup setelah bercerai dari suaminya.


Meski begitu, Wanda bisa langsung bangkit. Salah satunya karena ia punya tiga orang anak yang selalu memberinya semangat.


"Sulit, pastilah sulit. Tapi karena punya tiga anak yang bikin aku semangat, aku akhirnya bangkit. Anak-anaklah yang mengharuskan aku untuk nggak patah semangat, anak-anaklah yang memberikan semangat," ungkapnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2013).


Dalam kesempatan itu, Wanda juga mengumumkan akan berhenti dari karier politik. Anggota DPRD DKI Jakarta itu tak akan maju mencalonkan lagi di pemilu mendatang.


"Saya merasa kurang kerja secara maksimal. Di DPRD itu kan kolektif, kita ngegas 120 cc, sementara yang lain cuma 45 cc, jadi nggak sampai ke tujuan," tuturnya.


Faktor lain yang membuat dirinya ingin berhenti dari aktivitas politik tentu ada. "Saya kan single parent, beban anak saya, butuh perhatian, mungkin ada (faktor) hal itu juga," akunya.


"Keputusan itu juga saya ambil saat saya berpikir, istiqarah waktu umroh kemarin," lanjut Wanda.


Meski begitu, ia mengaku akan tetap fokus di bidang sosial. "Saya akan melakukan kerja sosial. Rencananya juga mau bikin foundation, insya Allah. Wanda Hamidah Foundation," ungkap perempuan yang juga aktif di Komnas Perlindungan Anak itu.


(nu2/mmu)