'Jack The Giant Slayer' Perang Kuno Raksasa dan Manusia

Jakarta - Film petualangan fantasi 'Jack The Giant Slayer' saat ini tengah tayang di bioskop. Film tersebut diadaptasi dari dua dongeng klasik berjudul 'Jack the Giant Killer' dan 'Jack and the Beanstalk'

Saat seorang petani muda, Jack (Nicholas Hoult) tanpa sengaja membuka sebuah gerbang yang sudah lama tertutup dan membawanya ke dunia raksasa. Tanpa ia disadari ia telah memulai kembali perang kuno antara manusia dan raksasa.


Para raksasa berusaha merebut kembali tanah mereka yang direbut berabad-abad lampau. Jack harus turut berjuang untuk menyelamatkan tidak hanya kehidupan orang-orang dari kerajaan, tetapi juga kehidupan sang putri yang telah diculik oleh sang makhluk besar.


'Jack The Giant Slayer' disutradarai oleh Bryan Singer, sosok yang berada di balik film 'X-Men' dan 'Superman Returns'. Sutradara berusia 47 tahun itu memang dikenal sering terlibat dalam produksi film fiksi ilmiah dan superhero.


Menurut Bryan, 'Jack The Giant Slayer' adalah proyek film dengan cerita paling tradisional yang pernah ia buat. Namun penuturan ceritanya akan ditambahkan twist sehingga lebih menarik.


"Dongeng biasanya lahir dari komentar sosial-politik, dan diterjemahkan ke dalam cerita anak-anak. Tapi bagaimana jika mereka didasarkan pada sesuatu yang benar-benar terjadi?" ujar Bryan.


"Bagaimana jika kita melihat kembali kisah yang mengilhami cerita yang Anda baca untuk anak-anak Anda? Itulah yang aku angkat di film ini," tambahnya.


Bryan menggunakan bintang utama Nicholas Hoult, Ewan McGregor, Stanley Tucci, Ian McShane dan Bill Nighy. Mereka melakukan proses syuting di sejumlah kawasan seperti Somerset, Gloucestershire dan Norfolk, Inggris.


Proses produksi film tersebut dimulai pada Januari 2009 dengan sutradara awal D.J. Caruso. Namun setelah Bryan dipilih menggantikannya, ia menggaet Christopher McQuarrie untuk mengerjakan ulang skenarionya.


Untuk menambah sensasi menonton, 'Jack The Giant Slayer' juga dirilis dengan teknologi 3D. Film tersebut telah diputar di bioskop AS sejak 1 Maret lalu, dan langsung meluncur ke puncak box office dengan pendapatan US$ 28 juta atau sekitar Rp 270,9 miliar.


(ich/ich)