Siap Tanggung Biaya Korban, Ari Wibowo Tak Ingin Disebut Suap

Jakarta - Ari Wibowo mengaku menanggung semua biaya kakek-kakek yang ditabraknya saat melaju dengan Ducati di kawasan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2013). Tak hanya itu, ia juga siap menyekolahkan anak bungsu sang kakek.

Ari berharap niat baiknya itu tidak dianggap sebagai penyogokan. "Jangan diputarbalikan sebagai penyogokan," tuturnya saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Rabu (12/6/2013).


Mengutip apa yang diungkapkan pihak kepolisian beberapa waktu lalu, Ari menuturkan, kasus hukum bagi dirinya masih tetap berjalan. Ia pun kini hanya berharap kakek bernama Charmadi itu segera pulih.


"Polisi juga bilang, hukum adalah hukum. Dan, apa yang terjadi di antara kita ya terjadi. Kita tinggal berharap pada Pak Charmadi, semoga dia bisa bertahan," tuturnya.


Saat ini, Charmadi masih dirawat di RSPP. Sebelumnya, kakek berusia 80 tahun itu juga menjalani operasi akibat luka di kepala yang dideritanya.


(nu2/nu2)