Cerita mengenai baut tua dan berkarat tersebut awalnya ditemukan oleh Malm di sebuah gedung di Bergsladen, Swedia. "Baut mengingatkan saya akan bentuk manusia dan saya merasa memberitahu saya sesuatu," ucapnya, dilansir detikHOT, Selasa (10/3/2015).
Baca Juga: Di Istana Versailles Prancis Juga Dilarang Bawa Tongsis
Dalam serangkaian patung berjudul 'Bolt Poetry' tersebut, ia mencoba memberikan kehidupan baru yang lebih kreatif. Patung pedih pun digambarkan sebagai seorang orang tua yang putus asa dan tanpa harapan.
Seperti sebuah puisi, kata Malm, patung-patung yang dibuatnya memunculkan kesedihan, kegembiraan, nyeri, kehangatan sekaligus humor.
"Saya seperti menciptakan puisi, makanya saya berikan judulnya sama seperti itu," kata Malm.
(tia/mmu)