Hal tersebut diungkapkan Madonna ketika diwawancara oleh Jonathan Ross dalam sebuah acara belum lama ini. Pelantun hits 'Hung Up' tersebut malah marah ketika sang pembawa acara mengklaim dirinya menyesal telah merilis buku tersebut.
Buku itu berisi gambar dewasa, pornografi dan masih banyak konten lainnya, termasuk masokisme. Walaupun kontroversial, tetapi buku tersebut sukses terjual 22 ribu kopi pada hari pertama perilisan.
Baca juga: Begini Wajah Culun Adam Levine 1996, Masih Naksir?
"Bukunya sangat 'berani', menarik, ide yang sangat menantang dan sangat tidak biasa yang membuat siapapun yang sukses ingin melakukan hal yang sama. Aku mendengar kau berubah pikiran. Seseorang bilang sekarang kau menyesalinya," ujar Jonathan, dikutip dari Daily Star, Selasa (10/3/2015).
Mendengar hal tersebut, Madonna pun merasa tak terima. Ia marah karena sang pembawa acara percaya pada ucapan orang lain mengenai kenyataan yang sebenarnya.
"Apa maksudmu? Kau mempercayai semua yang kau dengar? Aku sama sekali tak menyesalinya. Aku tak pernah bicara begitu. Aku tak menyesal. Aku sangat menyukainya," tutur Madonna geram.
Jonathan pun buru-buru minta maaf pada Madonna karena pernyataannya. Ibu empat anak tersebut langsung meminta pada produser agar pembicaraannya barusan dipotong.
(dal/mmu)