Jonathan Allen Yabut, Pemenang Pertama The Apprentice Asia

Jakarta - Tony Fernandes menunjuk Jonathan Allen Yabut sebagai apprentice-nya. Dengan mantap Tony mengucapkan “You’re Hired” sambil menjulurkan tangan ke arah Jonathan. Momen ini merupakan puncak dari final reality show kompetisi The Apprentice Asia, serta menjadikan Jonathan sebagai Apprentice pertama di Asia dan ke-59 di dunia.

Jonathan adalah pria asal Filipina berusia 27 tahun, lulusan Fakultas Ekonomi University of Philippines dan kini menjabat sebagai Senior Product Manager di perusahaan farmasi multinasional. Jalan yang dilaluinya untuk mencapai pekerjaan impian menjadi anak didik (apprentice) Tony Fernandes sangat tidak biasa.


Ia mengikuti proses rekrutmen via online dan berkompetisi dengan sekitar 3.000 pelamar, menjalani berbagai tes bagi 100 kandidat teratas, lalu mengerucut menjadi 30 besar. Hingga, akhirnya masuk sebagai 12 kandidat The Apprentice Asia yang menjalani berbagai uji kemampuan di bawah arahan Tony Fernandes.


Selanjutnya, setelah melalui 11 episode yang menegangkan, 10 sidang direksi dan berbagai uji kemampuan di bidang sales, negosiasi, kreativitas, manajemen, pemasaran, kepemimpinan dan determinasi, Jonathan berhasil menunjukkan keunggulannya dan menyingkirkan 11 kandidat dari berbagai negara di Asia.


Dalam episode final yang ditayangkan AXN Rabu malam (31/7) jam 20:00 WIB, Jonathan berhadapan dengan pengacara asal Singapura dan peserta termuda di acara ini, Andrea Loh. Mereka diminta untuk menyelesaikan tantangan terakhir, menyelenggarakan gala dinner penggalangan dana untuk AirAsia Foundation. Tantangan ini berhasil diselesaikan dan keduanya berhasil mengumpulkan RM 1,3 juta bagi AirAsia Foundation.


Setelah menyelesaikan tantangan, Jonathan dan Andrea harus menghadapi sidang direksi untuk mempertanggungjawabkan hasil gala dinner dan meyakinkan Tony mengapa mereka pantas menjadi Apprentice Asia yang pertama.


Sebelum mengambil keputusan, Tony meminta pendapat enam kandidat (Sam, Alexis, Nash, Ningku, Celina dan Dian Krishna) yang membantu Jon dan Andrea di tantangan final serta meminta masukan dari dua penasihatnya Mark Lankester (CEO Tune Hotels) dan Kathleen Tan (CEO Expedia).


“Saat saya masuk ke dalam ruangan ini, saya sudah menetapkan keputusan saya. Tapi, setelah mendengar pendapat kalian, saya mengubah pikiran saya, keputusan ini mungkin mengejutkan banyak orang. Jonathan, kamu adalah versi junior saya,” kata Tony dalam keterangan persnya kepada detikHOT, Kamis (1/8/2013).


Dengan kemenangan ini, Jonathan tercatat sebagai pemenang ke-59 dari 25 versi reality show The Apprentice di dunia.


“Jonathan akan resmi bergabung dengan AirAsia mulai 15 Agustus ini, saya pun sangat bersemangat memiliki apprentice seperti Jon. Saya punya banyak rencana besar untuk Jon. Dia akan belajar banyak,” kata Tony Fernandes dalam akun Twitter-nya.


Latar belakang Jonathan yang berasal dari keluarga miskin dan menapaki karier dengan kerja keras ini memang membentuk karakter rendah hati di dirinya. “Merupakan kesempatan yang sangat berharga bisa belajar banyak dari Tony Fernandes, dan para penasihat beliau, Mark Lankester dan Kathleen Tan. Namun saya pun banyak belajar dari para kontestan lain. Mereka adalah orang-orang terpilih dari ribuan orang di Asia. Memenangkan titel The Apprentice Asia merupakan awal yang sempurna untuk pengembangan karier saya dan saya sangat tidak sabar untuk bisa bergabung dengan tim Tony Fernandes. Saya juga sangat berterima kasih pada AXN untuk kesempatan berada dalam The Apprentice Asia, benar-benar pengalaman paling seru dalam hidup saya,” kata Jonathan.


“Saya harap The Apprentice Asia akan menginspirasi banyak talenta muda di Asia untuk menjadi Apprentice di bidangnya masing-masing, berani bermimpi besar dan mewujudkan mimpi-mimpinya. Inspiration sparks hope, hope sparks action, action sparks change,” tambahnya.


==


(ich/mmu)