Menengok Lokasi Syuting Film Chris Hemsworth di Jakarta

Jakarta - Sudah hampir seminggu Chris Hemsworth berada di Jakarta untuk melakukan syuting film produksi Hollywood arahan sutradara Michael Mann. detikHOT dan beberapa media mendapat kesempatan berkunjung ke lokasi syuting di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2013) malam.

Michael menggelar syuting di Lapangan Banteng untuk sebuah adegan kolosal yang melibatkan ribuan penari dari berbagai kolompok, sebagian besar mengenakan busana beraksen Bali. Dengan sabar, mereka menunggu komando action dari asisten sutradara yang memakai pengeras suara.


"Para penari dari berbagai daerah di Indonesia datang dari jam satu siang. Setelah persiapan, mereka langsung memulai syuting hingga jam 5 pagi," ucap salah satu kru internasional kepada detikHOT sambil memberi arahan kepada para penari.


Properti lain sebagai ikon budaya Indonesia juga ditampilkan untuk film yang menggunakan teknik Principal Photography tersebut. Ada ondel-ondel dan ogoh-ogoh. Sebanyak 150 kru dari Indonesia dan 150 kru dari Hollywood, tampak berlalu-lalang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.


Ada kelompok yang mempersiapkan lighting, kelompok pengatur penari, tim yang berkutat dengan boks besar berisi peralatan untuk spesial efek, dan sebagainya. Agar situasi selama syuting berjalan kondusif, puluhan petugas keamanan berbadan besar berpencar di lahan seluas 4,5 hektar itu. Di salah satu sudut, tampak juga trailer bus untuk Chris Hemsworth yang terparkir selama syuting berlangsung.


Saat detikHoT berada di lokasi syuting, pengambilan gambar tengah dilakukan untuk adegan para penari. Sementara Chris dan Michael Mann menyempatkan waktu mereka untuk bertemu media dan Menparekraf Mari Elka Pangestu dan pejabat lainnya.


Chris dan Michael yang namanya sudah terkenal seantero dunia itu dengan ramah bersedia menjawab beberapa pertanyaan. Pertemuan hanya berlangsung sekitar 15 menit. Sama seperti produksi film Hollywood yang melakukan syuting di Indonesia, prosesnya sangat tertutup.


"Ya seandainya itu bisa dilakukan. Padahal di Hong Kong lebih terbuka dari di sini," ucap Erica, publisis dari Legendary Pictures ketika diminta detikHOT untuk mengajak berkeliling mengambil foto suasana syuting.


Michael Mann memiliki alasan sendiri mengapa ia mengambil Jakarta sebagai lokasi syuting. Padahal, kebanyakan filmmaker lain lebih memilih tempat-tempat eksotis ketika syuting di Indonesia.


"Karena aku cinta Jakarta," ucapnya diplomatis. Michael mengatakan bahwa banyak elemen menarik dari tata perkotaan, warna bangunan, serta kebudayaan masyarakat Jakarta yang cocok untuk filmnya.


Chris Hemsworth yang belum pernah ke Jakarta, juga cukup terkesan dengan ibukota. "Di sini penuh energi. Kota yang berwarna," ucapnya.


Film Michael Mann dan Chris Hemsworth kabarnya berjudul 'Cyber'. Tetapi ketika ditanyakan langsung kepada sang sutradara, ia mengatakan belum memilih judul yang tepat.


Film action thriller yang juga dibintangi Viola Davis, Tang Wei dan Wang Leehom itu bercerita tentang pelaku cyber crime yang memiliki operasi di Asia Tenggara. Selain sebagai sutradara, Michael Mann juga menulis skenario bersama Morgan Davis Foehl.


Sebelum tiba di Jakarta, Legendary Pictures telah melakukan pengambilan gambar di Los Angeles, Hong Kong, dan dua hari di kawasan utara Malaysia.


(ich/mmu)