Wali, dari Pesantren Jadi Band yang Digemari

Jakarta - Grup band Wali saat ini dikenal sebagai salah satu band papan atas yang kerap menampilkan musik dengan unsur pesan islami. Karakter tersebut ternyata memang sudah terbentuk dari tempat asal mereka.

Memulai bermusik sejak awal 2000, sebagian besar dari personel Wali tumbuh besar di satu pesantren yang sama. Alhasil, banyak lagu yang memang lahir dari pemikiran mereka saat di pesantren dulu. Setelah keluar dari pesantren, mereka semakin giat bermusik.


"Kalau basic-nya kita itu dulu satu pesantren yang sama. Terus ketemu lagi di satu kampus dan mulai benar-benar bermusik dan tetap sedikit seperti ustad dalam bermusik," ujar sang drumer Tommy penuh canda saat ditemui di Kantor Nagaswara, Jakarta.


Kesuksesan Wali sebetulnya sudah terlihat sejak mereka masih kuliah. Mereka sudah sering manggung di acara-acara kampus, atau bisa dibilang 'bintang' kampus kala ini.


Tapi, saat itu mereka memang selalu gagal saat mencoba peruntungan di luar kampus. "Kita udah sering manggung di event kampus. Tapi pas ikut di luar kita nggak pernah menang," kenang Tommy.


Tapi perjuangan Tommy, Ovie, Fa'ang dan Apoy akhirnya terjawab saat bertemu dengan Rahayu Kertawiguna yang kemudian menjadi produser mereka di label Nagaswara. Berkat tangan dingin Rahayu, Wali pun menjelma menjadi band populer yang digemari masyarakat.


"Kita akhirnya bertemu Pak Rahayu dan diberi kesempatan hingga akhirnya bisa seperti ini," kenang sang gitaris, Apoy.


Sebelum bernama Wali, Fa'ang Cs ternyata punya nama lain yang barangkali terdengar cukup aneh di telinga pecinta musik. Simak cerita selanjutnya!


(fk/mmu)