Diwawancara oleh The Telegraph, salah satu dari dua penyakit yang dirahasiakannya ditemukan setelah melakukan pemeriksaan tahunan pasca pulih dari penyakit glandular fever atau biasa disebut demam kelenjar. Padahal kala itu, Gallager sudah merasa lebih baik.
"Demi Tuhan aku baik-baik saja ketika masuk pemeriksaan, dan seketika dokter membuatku merasa akan mati mendadak di jalanan ketika selesai diperiksa," ungkap Gallager seperti dikutip dari Independent, Rabu (18/2/2015).
Gallager menolak untuk memberitahu penyakit apa yang menyerangnya. Menuruti saran dokter, gitaris berusia 47 tahun tersebut diharuskan untuk mengkonsumsi sejenis obat agar tubuhnya tetap sehat.
Baca juga: Kanye West Ingin Jadi 'Steve Jobs' Dunia Fashion
"Dokter pun memberiku semacam tablet, aku tak akan memberitahu kalian apa kegunaannya. Ia bilang jika aku tak mengkonsumsinya aku bisa mati mendadak. Selama berbulan-bulan aku rajin meminumnya namun malah membuatku semakin tak enak badan. Aku pun memutuskan untuk berhenti minum. Hasilnya, aku merasa tubuhku lebih baik," sambungnya.
Gallagher, yang saat ini tengah disibukkan dengan proyek album barunya merasa lebih baik karena pekerjaannya. "Aku berhasil melupakan penyakitku dan merasa lebih baik sekarang," tutupnya.
(dal/mmu)