Art vs. Transit (the "vs." already scrubbed off the window), by Duro, Shy and Kos 207. 1982
Seni visual dengan warna dan gaya tipografi dari atas ke bawah menghiasi gerbong di sana. Bahkan Metropolitan Transit Authority (MTA) merencanakan dana cadangan untuk karya seni tersebut.
Baca Juga: Seniman Jepang Bikin Patung dari Papan Skateboard
Henry Chalfant bersama dengan Cooper merilis sebuah buku fotografi untuk generasi seniman grafiti dan jalanan seluruh dunia. Buku yang berjudul 'Subway Art' tersebut membuat aneka grafiti di New York.
"Kota ini banyak dipenuhi oleh iklan-iklan. Sampai ke mobil dan bus-bus. Tapi bagaimana dengan kereta bawah tanah. Buku ini berusaha memahami bagaimana grafiti di subway menjadi ikon kota," katanya dilansir dari Huffington Post, Rabu (18/2/2015).
Lambat laun, banyak perusahaan di New York yang membuat iklan dengan memakai grafiti. "Akhirnya mereka menangkap apa yang bisa membuat bagus bagi estetika kotanya," ungkapnya.
(tia/tia)