Pure Saturday Siap Gelar Konser Tunggal '19 Years After' di Bandung

Bandung - Menginjak usia 19 tahun, salah satu pelopor grup musik indie di Indonesia, Pure Saturday punya acara spesial. Mereka akan menggelar konser sekaligus peluncuran buku biografi 'Based on a True Story Pure Saturday'.

Konser bertajuk '19 Years After' itu akan digelar di Dago Tea House, Jalan Ir H Djuanda Bandung, Minggu (30/6/2013). Konser ternyata punya arti tersendiri bagi band yang digawangi Satria "Iyo" Nurbambang (vokal dan gitar akustik), Adhitya "Adhi" Ardiugraha (gitar), Arief Hamdani (gitar), Ade Purnama (bass), Yudhistira "Udhi" Ardinugraha (drum) itu.


"Kita punya hutang sama Bandung buat bikin konser. Waktu launching album 'Grey' tahun lalu kita bikin konser hanya di Jakarta dan Yogyakarta," ujar Ade dalam jumpa pers yang digelar di Hartwood Grill and Bar, Jalan Cimanuk, Kamis (27/6/2013).


Sampai akhirnya, Pure Saturday mengemas konser tunggalnya bersamaan dengan launching buku biografi 'Based on a True Story Pure Saturday'.


"Kalau launching album terlalu basi, karena album 'Grey' sudah terlalu lama. Dalam konser nanti kami juga akan menampilkan visual perjalanan Pure Saturday. Tidak ada yang macam-macam, kita cuma pengen sharing aja 19 tahun perjalanan Pure Saturday," jelas Ade.


Konser yang dipromotori 3HUNDREED ini akan menjadi salah satu momen penting bagi para Pure People (fans Pure Saturday). Dalam konser minggu besok, penonton akan dibawa ke dalam fase perjalanan dalam tubuh band yang berdiri pada tahun 1994 ini.


Rencananya mereka akan membawakan lagu-lagu yang diambil dari album mereka seperti era 'Pure Saturday' (1996), 'Utopia' (1999), 'Elora' (2005) dan 'Grey' (2012).


"Ada sekitar 20 lagu yang akan kami bawakan. Itu rangkuman dari semua album. Penampilan kami juga akan dibantu oleh seniman visual," terangnya.


(avi/fk)