Cerita ke Maia, Dul Ingin Orangtuanya Bersatu Lagi

Jakarta - Sebelum menjatuhkan vonis terhadap Dul, Hakim Ketua Petriyanti, SH., MH terlebih dulu membacakan ringkasan kasus Dul selama proses persidangan. Di situ terselip pengakuan Dul yang menginginkan kedua orangtuanya kembali bersama.

Dalam persidangan, Senin (26/5/2014) lalu, sidang Dul digelar dengan agenda mendengarkan keterangan orangtua. Akan tetapi, dalam persidangan tersebut hanya Maia Estianty yang hadir dan memberikan keterangan.


"Saksi (Maia) tak tahu terdakwa sudah bisa mengemudikan mobil, dan sudah 7 tahun berpisah dan jarang bertemu. Hanya terdakwa (Dul) pernah bercerita kepada saksi menginginkan kedua orangtuanya bersatu kembali," ucap Hakim Ketua, Petriyanti, SH., MH., membacakan ringkasan persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (16/7/2014).


"Saksi (Maia) sanggup merawat terdakwa. Dan bapak sepakat terdakwa tinggal dengan saksi. Selama berpisah dari saksi, terdakwa jarang sekolah karena tak ada yang membangunkan," lanjut Petriyanti.


Ucapan majelis hakim itu langsung menimbulkan beragam respons dari yang mendengarnya. Bahkan ada beberapa wartawan yang berdiri dekat meja Maia langsung menggoda ibu tiga orang anak itu.


Mendengar semua itu, Maia dan Dhani yang duduk di antara pengacara Dul, Lydia Wongsonegoro, hanya diam. Sesekali Maia membetulkan rambut panjangnya yang digerai.


Ditemui usai persidangan, Maia tak menampik bahwa perceraian dirinya dan Dhani menjadi salah satu faktor anak-anaknya kurang perhatian. Oleh karena itu, sebagai ibu, Maia berjanji akan memberikan perhatian lebih lagi kepada Al, El, dan Dul.


"Kira-kira bukan hanya Dul saja. Tapi Al dan El serta Dul nantinya juga akan diberikan kasih sayang lebih. Kemarin tak bisa dipungkiri anak-anak ini memang kekurangan perhatian akibat dari perceraian," ujar Maia.


(pus/mmu)