Promotor Livescape Group mengungkapkan, ide untuk berpesta di tengah laut ini merupakan sebuah terobosan yang unik. Festival musik seperti ini belum pernah diadakan sebelumnya untuk penggemar musik di wilayah ini.
"Kami ingin menggabungkan nuansa liburan yang santai dan juga pengalaman musik festival kelas dunia yang menyenangkan dalam satu acara," ujar Group Chief Executive Officer dari The Livescape Group, Muhammad Iqbal dalam keterangn pers yang diterima detikHOT.
Tidak hanya berdiam di satu tempat, acara yang akan berlangsung selama 5 hari 4 malam mulai 21 hingga 25 November itu juga akan mampir ke pulau tropis Langkawi. Di sini, acara akan berlanjut dengan konsep pesta pantai.
Dua punggawa DJ, akan memimpin jalannya pesta di dua tempat yang berbeda. Dash Berlin akan memukau 3,000-an orang di atas kapal dan pesta pantai bertabur bintang dipimpin oleh Lil Jon.
Tidak akan ada waktu santai tanpa iriangan musik EDM di 'It's The Ship' nanti. Sebab, puluhan DJ dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Jepang masih akan hadir hingga Royal Caribbean Internartional kembali bertolak kembali ke Singapura dan mengakhiri perjalanannya.
Mengenai tiket, 'It's The Ship' membagi tiketnya ke dalam beberapa kelas yang dipatok mulai harga US$ 430 sampai US$ 4.000. Seperti Royal Suite with Balcony, Owner’s Suite with Balcony, Royal Family Suite with Balcony, Grand Ocean View Suite with Balcony, Junior Ocean View Suite with Balcony, Superior Ocean View with Balcony, Deluxe Ocean View with Balcony, Family Ocean View, Ocean View, Promenade Interior, dan Interior with Virtual Balcony.
(ron/hap)