Sebelum Meninggal, Ibunda Sempat Pamit pada Mulan

Jakarta - Mulan Jameela merasa sangat terpukul dengan kepergian sang bunda Titi Aisyah. Apalagi menurut Mulan, ibunya yang meninggal di usia 71 tahun itu sempat mengucap kata perpisahan.

Mulan bercerita, dua hari lalu ibunya masih sehat dan terlihat bugar. Namun almarhumah sempat mengeluh sakit maag setelah mengkonsumsi saos tomat.


Mulan sebelumnya tak memiliki firasat buruk, apalagi menurut sepengetahuannya sang bunda tak punya riwayat penyakit berat. Ia kemudian mengantarkan ibunya ke rumah sakit.


"Setelah di RS dilakukan USG dan rongen, ternyata mama ada penyakit yang sangat gawat itu paru-paru basah yang mengakibatkan 40 persen paru-paru terinfeksi dan meracuni seluruh tubuh. Sehari di RS tambah parah nggak bisa napas, disarankan masuk ICU, satu hari kemudian terjadi seperti ini," ucapnya dengan terisak saat ditemui di rumah duka, jalan Gedung Hijau, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2013) malam.


"Pas hari pertama di RS, mama minta maaf dan pamit, bilang ini hari terakhir mama, aku sempat marah dan aku nggak terima," lanjut penyanyi berusia 30 tahun itu.


Saat ini jenazah almarhumah masih berada di rumah duka, dan akan dimakamkan di Malangbong, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2013) sekitar pukul 8.00 WIB.


(ich/ich)



readmore »»  

Tentang Selebaran Gelap yang Menyangkut Yuni Shara, Ini Jawaban Keluarga

Jakarta - Saat sidang praperadilan perdana Raffi Ahmad, beredar selebaran gelap yang berisi dugaan pembicaraan dengan nama Yuni Shara dengan salah satu petinggi kepolisian. Keluarga Yuni cukup terusik dengan rumor tersebut.

Dalam selebaran itu, sosok yang disebut-sebut sebagai Yuni, seakan memberitahu apa yang sering terjadi di rumah Raffi. Keluarga Yuni menilai tudingan itu tidak berdasar.


"Memang satu yang tidak baik yang dituduhkan ke arah kakak saya tidak ada dasar dan buktinya," jelas adik kandung Yuni, Krisdayanti saat ditemui di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2013).


Menurut KD, tidak ada keuntungan yang didapat keluarga besarnya atas kejadian yang menimpa Raffi. Apa yang terjadi pada Raffi, tambah istri Raul Lemos itu, bukanlah suatu hal yang diinginkan oleh keluarga besarnya.


"Saya mewakili keluarga besar mengatakan tidak ada keuntungannya bagi kami keluarga besar untuk menetapkan Raffi di posisi sekarang ini," tegas artis yang baru ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Kehormatan Srikandi Hanura itu.


(nu2/ich)



readmore »»  

Mengintip Latihan Sandrina 'IMB'



Jumat, 08/03/2013 21:07 WIB


Fotografer : Pool

Finalis IMB musim ketiga yang mengandalkan tarian tradisional, Sandrina, menggelar sesi latihan pada Jumat (8/3/2013) di studio 1, gedung Trans TV, Jakarta. Gadis asal Bogor ini mengusung beberapa konsep untuk penampilannya nanti. Seperti apa?




More Photos


10

readmore »»  

John Mayer Rilis Video Klip Karya Penggemarnya Sendiri

Jakarta - Penyanyi John Mayer merilis video klip dari single terbarunya 'Someone Like Olivia'. Uniknya, video klip tersebut ternyata dibuat oleh penggemarnya sendiri.

Seperti dilansir AceShowbiz, Jumat (8/3/2013), John sebelumnya memang membuat sebuah perlombaan untuk para penggemarnya. Kekasih Katy Perry itu menantang para penggemarnya untuk membuat konsep video klip terbarunya itu.


Hingga akhirnya terpilih penggemarnya bernama Xavier Collos dan Arthur Caron untuk membuat video klipnya itu. Dalam video klip tersebut menggambarkan seorang pengrajin gitar yang jatuh cinta kepada seorang wanita.


John Mayer sendiri tak nampak dalam video berdurasi 2.57 menit itu. Hanya terlihat sosok pengrajin gitar dengan latar belakang kisah percintaannya dengan seorang perempuan.


'Someone Like Olivia' sendiri menjadi single ketiga dari album terbaru John, 'Born and Raised'. Album tersebut telah rilis pada Mei 2012 lalu.


(ich/ich)



readmore »»  

Potensial Jadi Penyanyi, Joshua Diminta Lebih Percaya Diri

Jakarta - Masuknya Joshua hingga babak final empat besar di Indonesia Mencari Bakat musim ini menurut sang pelatih, Indra Aziz bukan hal yang mengejutkan. Mengapa?

Bocah 14 tahun yang ia bimbing itu dinilainya memang punya bakat yang potensial. Diakui vocal coach yang juga menangani penyanyi-penyanyi besar Tanah Air mulai dari Rossa hingga Agnes Monica itu, suara Josua sudah memiliki karakter meski usianya masih belia.


"Sejak pertama kali bertemu, saya sudah tahu, Josua itu potensial. Ia tinggal diasah aja bakat nyanyinya," urai Indra Aziz saat ditemui di sela-sela latihannya dengan Josua beberapa waktu lalu.


Hanya satu yang sering dikeluhkan oleh Indra selama menangani peserta IMB asal Medan tersebut. Yakni, kurangnya rasa percaya diri saat hendak tampil di atas pentas.


Jelang grandfinal, sebagai pelatih Indra pun berharap Joshua bisa lebih optimistis. Kompetisi ini dilihat musisi yang juga mahir bermain saksofon itu akan membuka langkah Joshua di bidang tarik suara lebih lebar lagi.


"Dia harus pede pokoknya. Saya yakin, ada hal yang lebih besar lagi buat Joshua usai IMB ini nanti," paparnya.


(doc/mmu)



readmore »»  

Saat Digerebek, Raffi Ahmad Sedang Peluk-pelukan

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai pihak termohon dari sidang praperadilan Raffi Ahmad pada hari ini (8/3/2013) menghadirkan saksi. Saksi tersebut adalah petugas BNN bernama Ali Imron yang ikut menggerebek kediaman Raffi di Lebak Bulus pada 27 Januari 2013 lalu.

Ali menuturkan, saat melakukan penggerebekan, suasana rumah Raffi memang dipenuhi alunan musik yang cukup keras dan dipenuhi para sahabat Raffi. Namun menariknya, Raffi justru terlihat sedang santai sambil berpelukan dengan wanita.


"Suasananya ramai, ada yang berjoget, duduk, ketawa, diem juga ada. Suara musik yang keras pada jam itu. Satu ruangan yang di ruang tamu ada 10 orang. Saya masuk langsung ketemu Raffi. Saya dari pihak BNN, saya mau melaksanakan penggeledahan. Raffi bilang 'silahkan'. Raffi sedang ketawa-ketawa dan berpeluk aja saat ketemu," ungkapnya, Jumat (8/3/2013).


"Saat saya datang pintu depan tertutup tapi tidak terkunci. Rumahnya ada dua lantai. Raffi saat itu lagi di sofa, sedang peluk-pelukan," tambahnya melanjutkan saat memberikan kesaksian di PN Jakarta Timur.


Namun Ali tak menyebutkan Raffi berpelukan dengan siapa. Yang pasti saat hari penggerebakan di pagi itu, dalam rumah tersebut memang ada beberapa wanita. Termasuk Wanda Hamidah yang dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan Raffi.


Ali menambahkan, penggerebekan juga sudah memenuhi prosedur. Kata Ali, sebelum menggerebek, pihaknya sudah mengumpulkan laporan dari masyarakat atau call center.


"Saya melakukan penangkapan, saya dapat informasi dari masyarakat kalau rumah Raffi lagi ada pesta, kami menindaklanjuti dengan tata cara kami dapat perintah dari pimpinan kami lakukan Red Planning Eksekusi. Sebelum itu kami temui ketua RT setempat, kami minta tolong ditunjukan (rumah Raffi). Kami menunjukkan surat tugas kami, berkoordinasi dengan Pak RT dan rekan-rekan lain menuju ke rumah Raffi," paparnya.


Pengacara Raffi, Hotma Sitompoel sempat mengkritisi soal laporan masyarakat tersebut. Namun Ali kembali menegaskan, laporan mengenai sering adanya pesta narkoba itu memang dari call center BNN. "Ada call center kami. Ya dari masyarakat. Laporan dalam kasus ini sebelum tanggal 27," ungkap Ali.


Setelah memasuki rumah itu, Ali bersama petugas BNN lainnya pun mulai menggeledah. Hingga pada kamar Raffi, tim BNN menemukan menemukan bungkusan rokok yang berisi dua lintingan ganja. Namun saat itu mantan kekasih Yuni Shara tersebut mengaku tak mengetahui isi bungkusan rokok.


"Raffi bilang tidak tahu itu apa. Raffi yang buka dan di dalamnya ditemukan dua linting ganja. Sudah dilengkapi surat-surat ke RT dan Raffi," terangnya.


Dalam sidang kali ini, pihak pemohon yakni tim kuasa hukum Raffi juga menghadirkan saksi ahli dr. Ferdinan Rabail. Dalam kesaksiannya, Ferdinan mengatakan metilon belum termasuk jenis narkoba karena belum masuk dalam undang-undang. Ia pun keberatan Raffi harus direhabilitasi.


(kmb/mmu)



readmore »»  

Saat Digerebek, Raffi Ahmad Sedang Pelukan-pelukan

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai pihak termohon dari sidang praperadilan Raffi Ahmad pada hari ini (8/3/2013) menghadirkan saksi. Saksi tersebut adalah petugas BNN bernama Ali Imron yang ikut menggerebek kediaman Raffi di Lebak Bulus pada 27 Januari 2013 lalu.

Ali menuturkan, saat melakukan penggerebekan, suasana rumah Raffi memang dipenuhi alunan musik yang cukup keras dan dipenuhi para sahabat Raffi. Namun menariknya, Raffi justru terlihat sedang santai sambil berpelukan dengan wanita.


"Suasananya ramai, ada yang berjoget, duduk, ketawa, diem juga ada. Suara musik yang keras pada jam itu. Satu ruangan yang di ruang tamu ada 10 orang. Saya masuk langsung ketemu Raffi. Saya dari pihak BNN, saya mau melaksanakan penggeledahan. Raffi bilang 'silahkan'. Raffi sedang ketawa-ketawa dan berpeluk aja saat ketemu," ungkapnya, Jumat (8/3/2013).


"Saat saya datang pintu depan tertutup tapi tidak terkunci. Rumahnya ada dua lantai. Raffi saat itu lagi di sofa, sedang peluk-pelukan," tambahnya melanjutkan saat memberikan kesaksian di PN Jakarta Timur.


Namun Ali tak menyebutkan Raffi berpelukan dengan siapa. Yang pasti saat hari penggerebakan di pagi itu, dalam rumah tersebut memang ada beberapa wanita. Termasuk Wanda Hamidah yang dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan Raffi.


Ali menambahkan, penggerebekan juga sudah memenuhi prosedur. Kata Ali, sebelum menggerebek, pihaknya sudah mengumpulkan laporan dari masyarakat atau call center.


"Saya melakukan penangkapan, saya dapat informasi dari masyarakat kalau rumah Raffi lagi ada pesta, kami menindaklanjuti dengan tata cara kami dapat perintah dari pimpinan kami lakukan Red Planning Eksekusi. Sebelum itu kami temui ketua RT setempat, kami minta tolong ditunjukan (rumah Raffi). Kami menunjukkan surat tugas kami, berkoordinasi dengan Pak RT dan rekan-rekan lain menuju ke rumah Raffi," paparnya.


Pengacara Raffi, Hotma Sitompoel sempat mengkritisi soal laporan masyarakat tersebut. Namun Ali kembali menegaskan, laporan mengenai sering adanya pesta narkoba itu memang dari call center BNN. "Ada call center kami. Ya dari masyarakat. Laporan dalam kasus ini sebelum tanggal 27," ungkap Ali.


Setelah memasuki rumah itu, Ali bersama petugas BNN lainnya pun mulai menggeledah. Hingga pada kamar Raffi, tim BNN menemukan menemukan bungkusan rokok yang berisi dua lintingan ganja. Namun saat itu mantan kekasih Yuni Shara tersebut mengaku tak mengetahui isi bungkusan rokok.


"Raffi bilang tidak tahu itu apa. Raffi yang buka dan di dalamnya ditemukan dua linting ganja. Sudah dilengkapi surat-surat ke RT dan Raffi," terangnya.


Dalam sidang kali ini, pihak pemohon yakni tim kuasa hukum Raffi juga menghadirkan saksi ahli dr. Ferdinan Rabail. Dalam kesaksiannya, Ferdinan mengatakan metilon belum termasuk jenis narkoba karena belum masuk dalam undang-undang. Ia pun keberatan Raffi harus direhabilitasi.


(kmb/mmu)



readmore »»